Login

INOVASI EKSTRAK DAUN KENIKIR (COSMOS CAUDATUS KUNTH) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA MIE BASAH

Vol. 2 No. 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka:

Unik Purwasih (1), M. Galih Pramuswara (2)

(1) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
(2) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
Fulltext View | Download

Abstract:





Penelitian ini berjudul Inovasi Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos Caudatus Kunth) Sebagai Pewarna Alami Pada Mie Basah. Masalah yang diteliti adalah bagaimana proses Inovasi Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos Caudatus Kunth) Sebagai Pewarna Alami Pada Mie Basah. Kenikir adalah tanaman jenis sayuran di indonesia yang banyak hidup di daerah tropis yang sering dikonsumsi sebagai lalapan dan obat tradisional yang memiliki kandungan yang cukup baik, sebagai antioksidan, antikanker, anti jamur, anti-inflamasi dan anti mikroba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih lanjut dari pemanfaatan daun kenikir sebagai pewarna alami dalam pembuatan mie basah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dimulai dengan pembuatan ekstrak daun kenikir kemudian dilanjutkan dengan pembuatan mie.  Hasil Penelitian menunjukan bahwa daun kenikir selain memiliki manfaat kandungan yang baik tapi juga mampu digunakan sebagai inovasi bagi masyarakat yang tidak menyukai sayuran. Penambahan zat warna yang alami ini merupakan salah satu cara yang efisien dalam pengelohan sayuran. dalam hal ini ekstrak daun kenikir ini dapat digunakan pada bahan tambahan makanan lainnya dengan metode yang berbeda. Ekstrak daun kenikir yang digunakan sebagai pewarna alami pada pembuatan mie basah menghasilkan warna yang khas dan aroma yang tidak memengaruhi kualitas dari mie yang dihasilkan. Mie yang dihasilkan memiliki tekstur yang kenyal dan sama seperti mie pada umumnya.





References

Aini, T. L. N. (2015). ANALISIS PENERAPAN HIGIENE SANITASI INDUSTRI MI BASAH “X” DAN PEMERIKSAAN ZAT PEWARNA METHANIL YELLOW SECARA KUALITATIF.

Lotulung PDN, Minarti, Kardono LBS. 2001. PENAPISAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS TERHADAP LARVA UDANG ARTEMIA SALINA EKSTRAK TUMBUHAN ASTERACEAE, Abstrak, Pusat Penelitian Kimia LIPI

Listy, Utiya, dkk. 2017. KARAKTERISTIK MIE KERING TERBUAT DARI TEPUNG SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) DAN PENAMBAHAN TELUR. Universitas jember: Jurnal Agroteknologi Vol. 11 No. 01

Pebriana, R.B., B. W. K. Wardhani, E. Widayanti, N.L.S. Wijayanti, T.R. Wijayanti, S. Riyanto, dan E. Meiyanto. 2008. PENGARUH EKSTRAK METANOLIK DAUN KENIKIR (COSMOS CAUDATUS KUNTH.) TERHADAP PEMACUAN APOPTOSIS SEL KANKER PAYUDARA. Pharmacon. 9(1): 21-26.

Tian. 2019. PERENCANAAN USAHA MIE BASAH. Bandung: CV Titian Ilmu

Pardede, E. (2013). TINJAUAN KOMPOSISI KIMIA BUAH DAN SAYUR: PERANAN SEBAGAI NUTRISI DAN KAITANNYA DENGAN TEKNOLOGI PENGAWETAN DAN PENGOLAHAN. Jurnal Visi, Vol 21, No. 3.

Rafat A, Philip K, Muniandy S. 2011. ANTIOXIDANT PROPERTIES OF INDIGENOUS RAW AND FERMENTED SALAD PLANTS. INT. J. FOOD PROP. 14:599-608.

Rasdi, N. H., O. A. Samah, A. Sule, Dan Q. U. Ahmed. 2010. ANTIMICROBIAL STUDIES OF COSMOS CAUDATUS KUNTH. (COMPOSITAE). 4(April):669–673

SetyaningrumHDC. Saparinto. 2011. PANEN SAYUR SECARA RUTIN DI LAHAN SEMPIT. Jakarta: Penebar Swadaya

Sugarni, M., Wulan, W., Rohmawati, W. ., Musrif, F. ., Anisa Wulandari, B. ., & Rosmala Lestari, D. . (2023). PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA KONSUMSI DAUN KELOR BAGI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WATOPUTE. JICS : Journal Of International Community Service, 1(02 November), 74–79. Diambil dari https://azramedia-indonesia.azramediaindonesia.com/index.php/JICS/article/view/439