Login

EDUKASI MENANAM BAWANG MERAH (ALLIUM CEPU) SEBAGAI GERAKAN TANAMAN ANTI INFLASI (GERTANI)

Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya:

Nisrina Hamid (1), Yuan Swastika (2), Muhammad Sofian Maskar (3), Inayah Abdillah Rabbani (4), Nurafiah Aswawi (5)

(1) Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
(2) Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
(3) Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
(4) Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
(5) Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
Fulltext View | Download

Abstract:

Bawang merah (Allium Cepa) merupakan salah satu komoditi penyumbang inflasi di Kota Kendari dan Kota Bau-bau Provinsi Sulawesi Tenggara meskipun andilnya hanya 0.16% dari tingkat inflasi year on year  pada tahun 2022 sebesar 58,77%.  Harga bawang merah yang fluktuatif kerap dikeluhkan masyarakat sehingga salah satu cara untuk menekan laju inflasi yakni  optimalisasi pemanfaatan pekarangan dengan menanam tanaman penyumbang inflasi seperti bawang merah. Salah satu alternatif metode pemanfaatan pekarangan yang dapat digunakan adalah metode hidroponik atau menanam  bawang merah dengan media tanam air.  Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dengan hal tersebut maka dilakukan sebuah Gerakan Tanaman Anti Inflasi, yang bertujuan mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman penyumbang inflasi sekaligus sebagai upaya untuk menekan laju inflasi di Sulawesi Tenggara. Selain mengedukasi masyarakat tujuan lainnya adalah untuk mengetahui potensi produksi bawang merah yang diharapkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga tetapi juga dimanfaatkan untuk kebutuhan komersil yang dapat menambah penghasilan rumah tangga.

References

Badan Litbang Pertanian. (2006). PROSPEK DAN ARAH PENGEMBANGAN AGRIBISNIS BAWANG MERAH. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian

Badan Pusat Statistik, (2022) BPS DALAM ANGKA TAHUN 2022, Sultra 2022

Handoko, P., dan Y. Fajariyanti. 2008. PENGARUH SPEKTRUM CAHAYA TAMPAK TERHADAP LAJU FOTOSINTESIS TANAMAN AIR HYDRILLA VERTICILLATA. Jurnal Prodi Pendidikan Biologi FKIP. Universitas Nusantara PGRI. Kediri.

Herwibowo, Kunto dan N.S. Budiana. (2015). HIDROPONIK SAYURAN. Jakarta: Penebar Swadaya

Lingga, P. (2005).. HIDROPONIK BERCOCOK TANAM TANPA TANAH Jakarta: Penebar Swadaya

Sumarto dan Hetifa Sj. (2003).“INOVASI, PARTISIPASI DAN GOOD GOVERNANCE”. Bandung: Yayasan Obor Indonesia

Suhardiyanto, H. (2009). TEKNOLOGI RUMAH TANAMAN UNTUK IKLIM TROPIS BASAH, PEMODELAN DAN PENGENDALIAN LINGKUNGAN. Bogor: IPB Press.

SNI 7 604, S. (2010). BANGUNAN PERTANIAN - Syarat Mutu Rumah Tanaman.

Sutaryo. (2005). DASAR-DASAR SOSIALISASI. Jakarta:Rajawali Press.

Stato, Hapto. (2007). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FLUKTUASI HARGA BAWANG MERAH DAN PERAMALANNYA. SKRIPSI. FAKULTAS PERTANIAN. INSTITUT PERTANIAN BOGOR. BOGOR. Verticillata. Jurnal Prodi Pendidikan Biologi FKIP. Universitas Nusantara PGRI. Kediri.