ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGETAHUAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DAN KOSAKATA BAHASA ASING DI KALANGAN SISWA SEKOLAH DASAR

Penulis

  • Ines Tasya Jadidah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Bella Graceva Canavallia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Elisa Arni Anggraini Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Adelia Putri Anjani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Alifa Nahda Awaliyah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Kata Kunci:

Penggunaan Media Soasial, Kosakata, Bahasa Indonesia, Bahasa Asing

Abstrak

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa sekolah dasar terhadap kosakata bahasa Indonesia dan kosakata bahasa Asing. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik wawancara dengan subjek siswa sekolah dasar dari berbagai tingkat kelas dan lembaga pendidikan. Hasil penilitian yang telah dilakukan dilapangan menerangkan bahwa bahasa asing lebih akrab dan lebih dipahami oleh siswa sekolah dasar. Hal demikian membuat bahasa Indonesia menjadi bahasa asing begi mereka. Hal tersebut dipengaruhi oleh perkembangan teknologi salah satunya dibidang komunikasi informasi yaitu media sosial. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa pengenalan dan pemahaman kosa kata bahasa asing jauh lebih maju dikalangan siswa sekolah dasar. Sebagai contoh mereka lebih mengenal Laundry daripada Penatu. Kebanyakan siswa sekolah dasar lebih memahami bahasa asing dari pada bahasa Indonesia seperti yang telah dijelaskan diatas hanya Sebagian kecil dari banyaknya problem bahasa.  Berdasarkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, kedua kata tersebut memiliki makna yang sama yaitu suatu tempat untuk mencuci pakaian. Hal tersebut merupakan dampak dari majunya teknologi saat ini. Dimana teknologi mampu memudahkan manusia dalam berkomunikasi serta menyebarkan dan mendapatkan informasi melalui media sosial. Namun, perkembangan teknologi tersebut dapat kita alihkan menjadi hal yang bermanfaat apabila kita menggunakannya secara bijak. Dapat ditarik kesimpulan, hasil penelitian yang telah kami lakukan dilapangan menerangkan bahwa bahasa asing lebih akrab dan lebih dipahami oleh siswa sekolah dasar. Hal demikian membuat bahasa Indonesia menjadi bahasa asing begi mereka, oleh karena itu diharapkan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat menjadi kesadaran bagi kita semua untuk memberikan contoh nyata dalam kehidupan dengan menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Antari Luh Putu Swandewi.(2019) .BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL INDONESIA. Jurnal Stilistika, 8(1), 93

Devianty, Rina.(2017). BAHASA SEBAGAI CERMIN KEBUDAYAAN. Jurnal Tarbiyah, 24(2), 227

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara dengan HS-PAI Sumatera Utara.“JURNAL TARBIYAH”. Jurnal Tarbiyah, 24(2), 230

Hidayat, Didin Nuruddin. (2021). PERKEMBANGAN PESERTA DIDU .Bandung : Widina Bhakti Persada

Hidayat, Rahmat dan Abdillah.(2019). ILMU PENDIDIKAN “KONSEP, TEORI DAN APLIKASI”. Medan :LPPPI

Samsudin, Dindin.(2015).PERAN MEDIA DALAM PEMASYARAKATAN ISTILAH BAHASA INDONESIA. Jurnal Metalingua, 13(2), 152

Sulianta, Feri.(2015). SOSIAL MEDIA. Jakarta : PT Elex Media Komputindo

Syahrum dan Salim.(2012). METODE PENELITIAN KUALITATIF .Bandung : Citapustaka Media

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-06-10

Cara Mengutip

Ines Tasya Jadidah, Bella Graceva Canavallia, Elisa Arni Anggraini, Adelia Putri Anjani, & Alifa Nahda Awaliyah. (2023). ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGETAHUAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DAN KOSAKATA BAHASA ASING DI KALANGAN SISWA SEKOLAH DASAR. JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research, 2(01 Juni), 75–83. Diambil dari https://azramedia-indonesia.azramediaindonesia.com/index.php/JIMR/article/view/635