Login

MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR BERBASIS MASYARAKAT MELALUI KOMUNITAS SIAGA BENCANA GRAHA INDAH BALIKPAPAN

Vol. 2 No. 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka:

Dyah Wahyu Apriani (1), Ogamaliel Sohmo Sinamo (2), Fitri Rahmawati (3), Gregorius Gun (4), Indah Deviana Putri (5), Difa Aria Nugraha (6), Endra Tri Prabowo (7), Muhamad Andika Saputra (8)

(1) Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia
(2) Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia
(3) Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia
(4) Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia
(5) Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia
(6) Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia
(7) Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia
(8) Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia
Fulltext View | Download

Abstract:

Bencana longsor berdampak besar pada lingkungan dan hidup masyarakat yang tinggal pada lokasi rawan bencana longsor. Longsoran ini dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur disekitarnya, memblokir akses jalan, atau merusak lanskap yang ada. Untuk meminimalisir resiko bencana yang terjadi maka tindakan mitigasi bencana perlu dilakukan. Tindakan mitigasi ini perlu dilakukan untuk mengurangi kerugian akibat bencana longsor. Upaya perbaikan berupa stabilisasi atau perkuatan lereng tidak selalu merupakan pilihan yang terbaik. Biaya dan konsekuensi kegagalan harus dipertimbangkan. Masyarakat memiliki peranan penting dalam keberhasilan suatu penanggulangan bencana. Untuk itulah perlu dilakukan mitigasi bencana berbasis masyarakat agar program-program yang dikembangkan dapat bekerja efektif karena masyarakat ikut serta terlibat dalam proses dan pemantauannya. Serangkaian kegiatan mitigasi bencana dilakukan di Kelurahan Graha Indah untuk memitigasi bencana longsor pada daerah tersebut karena peluang longsor yang tinggi. Sosialisasi bencana longsor, pemetaan potensi longsor, penyusunan buku saku bencana, reboisasi lahan dan penentuan area evakuasi dilakukan. Keberhasilan program diukur dengan kuesioner yang dibagikan kepada masyarakat sebelum dan setelah pelaksanaan program berlangsung. Hasil pengabdian masyarakat ditunjukkan dengan ketersediaan dokumen informasi mengenai kawasan dan bahaya longsoran yang dapat diakses masyarakat luas, dokumen tersebut meliputi peta dan infografis daerah rawan bencana serta buku saku panduan evakuasi. Berdasarkan hasil kuisioner terjadi peningkatan pemahaman masyarakat setelah serangkaian kegiatan mitigasi dilakukan.

References

Apriani, D. W., Christianto, C., Charita, A., Fitria, L., Rizqullahiansyah, R., & Anna, V. (2021). REBRANDING KELURAHAN SEPINGGAN BARU BERBASIS URBAN TOURISM. Berdikari, 4(2), 1–8. https://doi.org/10.52447/berdikari.v4i2.5501

Apriani, D. W., & Dwicahyani, A. (2019). PREDIKSI PENURUNAN TANAH TIMBUNAN STUDI KASUS PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN SEWA INTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 4(1), 48–52. https://doi.org/10.52447/jkts.v4i1.1429

Apriani, D. W., Mustofa, U., & Azhary, M. (2021). SLOPE STABILITY ASSESSMENT AND LANDSLIDE VULNERABILITY MAPPING OF THE INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN AREA. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 778(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/778/1/012018

Apriani, D. W., Mustofa, U., & Hidayat, R. (2020). SOIL SHEAR STRENGTH PARAMETER ANALYSIS BASED ON BEHAVIOR ANALYSIS OF LANDSLIDE CASE. UKaRsT, 4(2), 163. https://doi.org/10.30737/ukarst .v4i2.1046

Badan Penanggulangan Bencana. (2012). Penyusunan Kajian Risiko Bencana.

Balikpapan, B. P. D. K. (2016). BPBD.pdf.

Hungr, O., Evans, S. G., Bovis, M. J., & Hutchinson, J. N. (2001). A REVIEW OF THE CLASSIFICATION OF LANDSLIDES OF THE FLOW TYPE. Environmental and Engineering Geoscience, 7(3), 221–238. https://doi.org/10.2113/gseegeosci.7.3.221

Margaret Kadar Yanti, R., Ade Indra Saputra, A., Hadid, M., Wahyu Apriani, D., Prima Putri, A., & Lhara Sari, O. (2022). SOSIALISASI KESELAMATAN BERLALU LINTAS UNTUK PENGENDARA PEMULA. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka, 1(2), 102–108.

Prihananto, F. G. (2009). KAPASITAS MASYARAKAT DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA BERBASIS KOMUNITAS (PRBBK) DI DESA WONOLELO KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL. In Electronic Thesis and Disertation UGM (Vol. 2, Issue 5). Universitas Gadjah Mada.

Rajaguguk, R. P., Fathani, T. F., & Karnawati, D. (2008). MITIGASI BENCANA BERBASIS MASYARAKAT PADA DAERAH RAWAN LONGSOR DI DESA KALITLAGA KECAMATAN PAGETAN KABUPATEN BANJARNEGARA JAWA TENGAH. Forum Teknik Sipil, XVIII/3, 899–908.

Susanty, H. (2022). MITIGASI BENCANA BERBASIS MASYARAKAT MELALUI DESA SIAGA BENCANA. Https://Kemensos.Go.Id/Mitigasi-Bencana-Berbasis-Masyarakat-Melalui-Desa-Siaga-Bencana. https://kemensos.go.id/mitigasi-bencana-berbasis-masyarakat-melalui-desa-siaga-bencana