Ernawati Malik (1), Dewi Mahmuda (2)
Desa memiliki banyak potensi yang diharapkan dapat dicapai dengan pengelolaan yang optimal oleh masyarakat. Pemanfaatan potensi desa tentunya memberikan manfaat dan kepentingan masyarakat bagi kesejahteraan hidup warga setempat. Potensi awal yang dapat dijadikan sebagai penggerak ekonomi desa adalah pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) adalah badan hukum yang didirikan oleh Desa dan/atau bersama desa untuk mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, memberikan pelayanan dan/atau menyediakan jenis usaha lain untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat desa. Kurangnya kapasitas manajerial memang menjadi persoalan yang perlu dibenahi, antara lain dengan melakukan kegiatan pelatihan, baik secara internal maupun melalui pihak ketiga maupun eksternal. Minimnya keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan BUMDes juga perlu dipertanyakan secara hati-hati, mengingat peran pemuda desa bisa lebih inovatif, kreatif dan produktif, kehadiran BUMDes tidak terlalu menarik minat generasi muda sebagai pengelola. Masih sulit meyakinkan generasi muda bahwa BUMDes dapat menjamin manfaat bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat desa. Dapat dikatakan bahwa masih banyak BUMDes di berbagai desa di Indonesia yang sebagian besar pemudanya tidak berminat untuk bekerja. Pelaksanaan Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan metode diskusi. Keberhasilan suatu BUMDes sangat bergantung pada pelaksanaan pengelolaannya operasional BUMDes. Selain itu, pelaksana operasional BUMD wajib membuat laporan Pembiayaan BUMDes sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana operasional BUMDes. Secara umum, pembukuan yang disiapkan oleh para pelaksana operasional BUMDes terkesan dilakukan secara seadanya (untuk menghilangkan tugas-tugas manajerial). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain rendahnya kualitas sumber daya manusia untuk pelaksanaan operasional, standar pedoman pemerintah yang tidak memadai untuk pencatatan keuangan BUMDes, dan kurangnya pelatihan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk pencatatan dan pelaporan pengelolaan keuangan BUMDes.
Abdurrohman, Fuad Salam, A., Fitrianingsih, D., Riyanto, I., & Effiana Taufik, M. A. (2020). MANAJEMEN BISNIS BAGI PENGELOLA BUMDES KABUPATEN PANDEGLANG. Kaibon Abhinaya?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 30–35. https://doi.org/10.30656/ka.v3i1.2578
Hwihanus, W., Rahmatullah Masruchin, F., Daffa Setiawan, F., Nor Hadayatullah, M., Humairoh, L., Ulorlo, G., & Ayu Islamiyah, F. (2022). E-PROCEEDING 2 ND SENRIABDI 2022 PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA. E-Proceeding 2nd SENRIABDI 2022, 2, 127–135. Retrieved from https://jurnal.usahidsolo.ac.id/
Jumiyanti, N. I. H. A. R. A. D. W. K. R. (2021). MANAJEMEN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI KECAMATAN BULAWA. Insan CiJurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Univeristas Gorontalo, 3(1).
Khosiah; Sintayana Muhardini. (2019). PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN BUMDES MART KECAMATAN AIKMEL KABUPATEN LOMBOK TIMUR. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 4(5), 323–325.
Mohammad Maskan, Bambang Soepeno, Tundung S Patma, Y. N. A. (2020). PELATIHAN MANAJEMEN BAGI PENGELOLA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DAN IBU-IBU PKK DI KECAMATAN TEGALWERU DAU KABUPATEN MALANG. J_ABDIMAS, 7(2), 160–165.
Nanda, D. W., Ulva, R., & Andiyanto. (2020). VALUES?: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT VALUES?: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 16–23.
Wibisono, A. F. (2020). OPTIMALISASI FUNGSI BUMDES MELALUI INOVASI DAN MANAJEMEN ORGANISASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DESA. Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI), 2(1), 1–9. https://doi.org/10.20885/jamali.vol2.iss1.art1