Maria Ulfa (1), Wa Ode Husniah (2), Laode Muhammad Hasrul Adan (3), Putri Marsri Ayu Ngabdil (4)
Anak bertumbuh kembang atas peran keluarga tekhusus orang tua yang merupakan pendidik sebagai pendidik pertama dan utama. Orang tua memiliki andil dalam pembentukan kepribadian anak. Secara tidak langsung, penerapan pola asuh demokratis menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan diri maupun mendorong tindakan-tindakan mandiri yang bertanggung jawab bagi diri anak. Penerapan pola asuh demokratis yang diterapkan orang tua menghasilkan anak yang disiplin dengan kematangan sosial yang baik pula. Latar belakang pendidikan orang tua dan faktor ekonomi mempengaruhi penerapan pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian anak. Dengan memberikan kebebasan namun bertanggung jawab, aturan jam belajar bagi anak, menanamkan nilai-nilai budi pekerti pada anak sejak usia dini, membentuk kepribadian anak yang mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak baik. Orang tua yang tingkat perekonomiannya menengah kebawah, cara pengasuhannya memang kurang dapat memenuhi kebutuhan anak yang bersifat materi, akan tetapi perhatian dan kasih sayang orang tua akan membentuk kepribadian anak yang mandiri, mampu menyelesaikan permasalahan dan tidak mudah stres dalam menghadapi suatu permasalahan.dan anak dapat menghargai usaha orang lain.
Akhyadi, A. S., & Mulyono, D. (2019). PROGRAM PARENTING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN KELUARGA. Abdimas Siliwangi, 1(1), 1. https://doi.org/10.22460/as.v1i1p1-8.34
Hurlock, E. (2014). PERKEMBANGAN ANAK EDISI KEENAM JILID I. Jakarta. Penerbit Erlangga. https://doi.org/10.1078/0944-2006-00091
Khodijah, N. (2018). PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KULTUR ISLAM MELAYU (STUDI TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA, FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA, DAN PENGARUHNYA TERHADAP RELIGIUSITAS REMAJA PADA SUKU MELAYU PALEMBANG). Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 21–39. https://doi.org/10.19109/tadrib.v4i1.1949
Lail, M. B., Zubaidah, S., & Nahar, S. (2017). PENGARUH POLA ASUH DAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP AKHLAK SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU NURUL AZIZI KOTA MEDAN. Edu Riligia, 1(4), 502–515.
Padilla-Walker, L. M., & Fraser, A. M. (2014). HOW MUCH IS IT GOING TO COST ME? BIDIRECTIONAL RELATIONS BETWEEN ADOLESCENTS’ MORAL PERSONALITY AND PROSOCIAL BEHAVIOR. Journal of Adolescence. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2014.07.008
Santrock, J. W. (2017). EDUCATIONAL PSYCHOLOGY: THEORY AND APPLICATION TO FITNESS AND PERFORMANCE, SIXTH EDITION. Educational psychology, 6th ed.
Suryadi, B., Soriha, E., & Rahmawati, Y. (2018). PENGARUH GAYA PENGASUHAN ORANG TUA, KONSEP DIRI, DAN REGULASI DIRI TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA. Jurnal Ilmu Pendidikan, 23(2), 91–98. Diambil dari http://journal.um.ac.id/index.php/jip/article/view/10969
Widiastuti, R. Y. (2015). DAMPAK PERCERAIAN PADA PERKEMBANGAN SOSIAL DAN EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN. PG - PAUD Trunojoyo, 2(2), 76–149.
Widodo, H. (2020). DINAMIKA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. Semarang: Alprin.
Yulianingsih, W., Suhanadji, S., Nugroho, R., & Mustakim, M. (2020). KETERLIBATAN ORANGTUA DALAM PENDAMPINGAN BELAJAR ANAK SELAMA MASA PANDEMI COVID-19. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1138–1150. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.740
Yusanto, Y. (2020). RAGAM PENDEKATAN PENELITIAN KUALITATIF. Journal of Scientific Communication (Jsc), 1(1), 1–13. https://doi.org/10.31506/jsc.v1i1.7764