Miza Rahmatika Aini (1), Fajr Hauzaan Hisyaam Mufadhdhal (2)
Sekolah SD Lorejo 02 di Dsn.Kedunganti Kelurahan Lorejo Kecamatan Bakung hadir di wilayah tersebut dengan tujuan untuk menjamin terlaksananya pendidikan sekolah dasar serta meningkatkan mutu pendidikan bagi warga Dusun Kedunganti. Dusun Kedunganti tersebut terletak di sebelah selatan kelurahan Bakung. SD Lorejo adalah sekolah yang terletak di pegunungan dengan jalan yang menanjak dan rusak. Pada sekolah tersebut terdapat banyak sekali permasalahan yang terkait kelangsungan Pendidikan dan kegiatan belajar mengajar. Tujuan utama dari sekolah ini adalah membentuk generasi muda yang sarat prestasi dan jiwa nasionalis namun terdapat permasalahan yang cukup signifikan yang harus diselesaikan. Permasalahan yang utama adalah rendahnya tingkat literasi. Hal itu terjadi karena kurangnya motivasi dan minat belajar siswa. Selain itu kurangnya kemapuan guru membuat pembelajaran yang menarik dan menyengkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengusul memiliki program “Optimalisasi Pembelajaran Literasi SD Lorejo 02 Kabupaten Blitar”. Pengusul menawarkan program tersebut pada prinsipnya pengusul memberikan pengarahan kepada guru dan orang tua wali tentang wacana literasi Metode pelaksanaan kegiatan dalam pengabdian ini melalui lima tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan penyusunan laporan. Penerapan kegiatan ini akan memiliki signifikansi terhadap kemajuan kualitas pendidikan siswa SD Lorejo 02 di Dsn Kedunganti Kelurahan Lorejo Kecamatan Bakung
Aini, M. R., & Nohantiya, P. (2020). PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA KEDUA BAGI SISWA DESA JATINOM 1 2. JMM (Junal Masyarakat Mandiri), 4(3), 2–7. Retrieved from http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm
Desy Nurcahyati. (2008). WAYANG SEBAGAI IDENTITAS DAN INSPIRASI SENI RUPA INDONESIA.
Handayani, S. (2016). PENTINGNYA KEMAMPUAN BERBAHASA INGRIS SEBAGAI DALAM MENYONGSONG ASEAN COMMUNITY 2015. IKatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah, 3(1), 102–106.
Kusuma, C. S. D. (2019). INTEGRASI BAHASA INGGRIS DALAM PROSES PEMBELAJARAN. Efisiensi - Kajian Ilmu Administrasi, 15(2), 43–50. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v15i2.24493
Nurwahidah, Siti Lina. (2017). PEMBELAJARAN LITERASI BERBASIS POTENSI LOKAL UNTUK PENGEMBANGAN KEARIFAN LOKAL DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN. Jurnal CARAKA volume (6) no (2)
Sembel, J. S., Harapan, U. P., Nugroho, D. Y., & Harapan, U. P. (2019). PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN METODE BLENDED- LEARNING. Prosiding PKM-CSR, 2(February), 714–721.
Dantes, Handayani. (2021). PENINGKATAN LITERASI SEKOLAH DAN LITERASI NUMERASI MELALUI MODEL BLANDED LEARNING PADA SISWA KELAS V SD KOTA SINGARAJA. Widyalaya: Jurnal Ilmu Pendidikan Volume 3 No.1
Superman, Permintasari, Agustina. (2019) PENGUATAN LITERASI DI SEKOLAH. GERVASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.Volume 3,No.2.
Wiratsiwi Wendri. (2020). PENERAPAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan. Volume 10.No.2Juni
Sudirman, S., & Huzairin, H. (2017). SIKAP BAHASA SISWA SMP DAN SMA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI KOTA BANDAR LAMPUNG. Aksara, 18(1), 44–54.
Sugiyono. (2016). METODE PKM KUANTITATIF, KUALITATIF, DAN R&D. Bandung: Alfabeta.
Usman, U. (2019). KOMUNIKASI PENDIDIKAN BERBASIS BLENDED LEARNING DALAM MEMBENTUKKEMANDIRIAN BELAJAR. Jurnalisa, 4(1), 136–150. https://doi.org/10.24252/jurnalisa.v4i1.5626
Wardani, D. N., Toenlioe, A. J. E., & Wedi, A. (2018). DAYA TARIK PEMBELAJARAN DI ERA 21 DENGAN BLENDED LEARNING. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan (JKTP), 1(1), 13–18.