Muhammad Abdillah Sahma (1), Yuan Swastika (2), Adrianto (3), Anugrah Alma’ruf (4), Delka Meyan (5), Ayu Tri Wulandari (6), Didi Muhamad Rizal (7)
Community empowerment that utilizes local potential is an important strategy for fostering community self-reliance and promoting rural development. To empower the community through the optimization of local potential, the Community Service Program (Kuliah Kerja Amaliah/KKA) was conducted in Pasare Apua Village, Lantari Jaya District, Bombana Regency. A participatory approach was adopted in this activity, involving observation, socialization, mentoring, training, and community mutual cooperation (gotong royong). The KKA program integrated various initiatives, including strengthening agrominapolitan potential, developing halal and creative-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), strengthening local food security, and improving village and hamlet boundary markers. These programs were successfully implemented with the active participation of the village government and local residents. Overall, the KKA activities made a significant contribution to optimizing local potential and increasing community participation in supporting sustainable development in Pasare Apua Village.
Amin, M., Lestari, S., & Yuliani, R. (2022). Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dalam meningkatkan ekonomi desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 451–458. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.756
Anwas, O. M. (2019). Pemberdayaan masyarakat di era pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(3), 289–300. https://doi.org/10.24832/jpnk.v24i3.1265
Ariadi, A., & Relawati, R. (2021). Pengembangan potensi lokal sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 123–134. https://doi.org/10.29244/jai.2021.9.2.123-134
Bahua, M. I. (2020). Model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dalam pembangunan desa. Jurnal Penyuluhan, 16(1), 1–12. https://doi.org/10.25015/16202028245
Darmawan, D., & Sari, M. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 215–224. https://doi.org/10.30734/j-abdimasa.v6i2.2537
Endah, K. (2020). Pemberdayaan masyarakat: Menggali potensi lokal desa. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 135–146.
Febianti, P., Faradila, F., Ai Nurhakim, S., Zalizar, A., & Indah Melani, S. (2023). Sosialisasi dan pelatihan branding, packaging dan digital marketing untuk meningkatkan penjualan produk UMKM desa. COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 3(7), 2773–2779. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i07.1046
Fitrianto, A. R., Amaliyah, E., & Safitri, N. (2020). Pendampingan dan pemberdayaan masyarakat desa berbasis potensi lokal melalui pendekatan partisipatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 45–53. https://doi.org/10.30653/002.202051.238
Fortuna, E. D., Alif, A., & Hasby, N. A. (2025). Pemetaan administrasi desa berbasis partisipasi masyarakat dan GIS: Studi kasus Desa Salarri, Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(4), 172–178. https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.131
Hadiyanti, P. (2021). Strategi pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal dalam pembangunan desa. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(2), 92–102. https://doi.org/10.21009/JIV.1502.4
Hidayat, A., & Nurhasanah, S. (2023). Penguatan ekonomi masyarakat desa melalui optimalisasi potensi lokal dan kewirausahaan sosial. Jurnal Abdimas, 27(1), 55–63. https://doi.org/10.15294/abdimas.v27i1.42012
Hidayat, D., & Syahid, A. (2019). Local potential development (local genius) in community empowerment. Journal of Nonformal Education, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.15294/jne.v5i1.18343
Kelompok Keahlian Bioteknologi Mikroba SITH-ITB, Aditiawati, P., Astuti, D. I., Suantika, G., Simatupang, M., & Sekolah Bisnis Manajemen ITB. (2016). Pengembangan potensi lokal di Desa Panawangan sebagai model desa vokasi dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ketahanan pangan nasional. Jurnal Sosioteknologi, 15(1), 59–67. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2016.15.1.6
Kurniawan, F., & Maulana, A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa berbasis potensi lokal. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(3), 421–432. https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v10i3.38125
Maulana, H., Labolo, S. N. S. D., Jamal, M., & Syamsuri, S. (2024). Halal certification for MSEs in Indonesia: How business duration drives legal awareness. Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 13(2), 607–635. https://doi.org/10.22373/share.v13i2.22907
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Jurnal Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan, 3(2), 112–121.
Nugraha, A., & Suryani, D. (2022). Kuliah kerja nyata sebagai strategi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 89–97. https://doi.org/10.24198/jpkm.v8i1.36521
Prasetyo, B., & Riyanto, Y. (2021). Pengembangan desa berbasis aset lokal sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 17(4), 456–466. https://doi.org/10.14710/pwk.v17i4.35782
Rahman, A., & Supriyadi, S. (2023). Community empowerment through local resource management for sustainable rural development. Journal of Community Empowerment, 8(2), 143–152. https://doi.org/10.31603/ce.8221
Suharto, E. (2020). Pembangunan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat desa: Pendekatan berbasis aset lokal. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 21(1), 1–15.
Wahyuni, S., & Haryanto, B. (2024). Optimalisasi potensi lokal desa melalui program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(1), 45–56. https://doi.org/10.51158/jpmb.v3i1.145