Hadi Sukamto (1), Yuan Swastika (2), Asriyanti Laode Gumba (3), Andi Muh. Dinul Aslan (4), Wa Ode Oxana Indrayudhani (5), Arif (6), Rezky Yuniar (7)
The Community Service Program (Kuliah Kerja Amaliah/KKA) Regular Group 11 was conducted in Lantari Village, Lantari Jaya District, Bombana Regency, through a socialization program on preventing promiscuous behavior and introducing higher education opportunities. This activity aimed to improve the understanding of students at SMA Negeri 12 Bombana regarding the importance of building healthy and positive social relationships, as well as providing insight into opportunities to continue their education at the university level. The program was implemented using a participatory approach by actively involving students through material delivery, discussions, and direct interaction with university students. The materials covered the negative impacts of promiscuous behavior, the importance of choosing a supportive peer environment, and character development based on social and educational values. Through this activity, university students acted as educational facilitators to increase students’ awareness in maintaining positive behavior, making appropriate decisions, and preparing for a better future.
Adityaningrum, A. (2021). Counseling about the impact of free association and free sex to teens in Dunggala Village Gorontalo District. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.37905/jpkm.v2i1.11265
Afriani, R., & Mufdlilah, M. (2016). Analisis dampak pernikahan dini pada remaja putri di Desa Sidoluhur Kecamatan Godean Yogyakarta. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 12(2), 137–144. https://doi.org/10.31101/jkk.201
Andriani, R., Suhrawardi, & Hapisah. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap perilaku seks pranikah. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10), 3441–3448. https://doi.org/10.47492/jip.v2i10.1315
Awaliah, S., Putri, N. D., Lestari, R. A., & Sari, P. (2025). Fenomena pergaulan bebas di kalangan remaja.
Azinar, M. (2013). Perilaku seksual pranikah berisiko terhadap kehamilan tidak diinginkan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 153–160. https://doi.org/10.15294/kemas.v8i2.2633
Berliana, S. M., Utami, E. D., & Efendi, F. (2021). Determinants of adolescent reproductive health behavior in Indonesia. Journal of Public Health Research, 10(2), 2160. https://doi.org/10.4081/jphr.2021.2160
Dewi, H. T., & Islam, U. N. (2020). Pergaulan bebas remaja di era milenial menurut perspektif pendidikan Islam. [Nama jurnal belum tersedia], 17(1).
Di, T., Rw, R. T., Bekasi, M., & Bekasi, K. (2023). Sosialisasi bahaya pergaulan bebas di era generasi Z pada usia 17–. Bakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(3), 691–698. https://doi.org/10.53363/bw.v3i3.228
Hasibuan, A. D., Siregar, A. S., & Cahyani, L. U. (2025). Menumbuhkan kesadaran moral remaja awal melalui sosialisasi bahaya pergaulan bebas., 1(2), 60–72.
Hidayat, M. H., Panjaitan, R., & Dewi, M. (2025). Sosialisasi jerat pergaulan bebas di SMK Negeri 1 Tanara., 1(6), 205–212.
Kholifah, N., & Sodikin. (2021). Pendidikan karakter sebagai upaya preventif terhadap perilaku menyimpang remaja. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 225–238.
Lestari, F. A., & Saputra, G. (n.d.). Kesehatan dan perspektif pendidikan Islam pada remaja di Dusun 1 Tambahrejo., 5(2), 117–120.
Lestari, S., & Prasetyo, Y. (2023). Penguatan pendidikan karakter dalam mencegah perilaku negatif remaja di era digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 67–78.
Marwenny, E., Alfidan, N., Fadillah, I. A., & Ayunda, I. S. (2025). Sosialisasi peningkatan pemahaman remaja tentang identitas nasional sebagai upaya pencegahan seks bebas di Sekolah Menengah Pertama Negeri 04 Kota Padang., 1(2), 111–115.
Mudayanah, A. A., Toharudin, A., Pertiwi, C. Y., & Putri, M. (n.d.). Penyuluhan pergaulan bebas bagi remaja Desa Malakasari Baleendah Kabupaten Bandung., 2.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Putri, R. D., & Isnaini, N. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(2), 101–109. https://doi.org/10.33221/jikm.v10i2.873
Rahmawati, N., & Kurniawan, E. (2024). Peran informasi pendidikan dalam meningkatkan motivasi siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(1), 215–223.
Risnaedi, A. S., & Rachman, M. (2018). Determinant and countermeasures student deviant behavior in Public Junior High School 1 Terisi, Indramayu District., 7(1), 98–105.
Setiabudi, O. F., & Awaru, A. O. T. (2021). Kabupaten Sinjai., 1(3), 113–119.
Them, O. (2024). Remaja, masalah dan penanggulangannya., 3(1), 8–16.
Wibowo, A., Sari, D. P., & Rahmawati, N. (2023). Sosialisasi dampak buruk pergaulan bebas pada remaja sebagai upaya pembentukan karakter generasi muda. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2, 89–95.
Zainudin, A., Sari, R. M., Iqbal, M., & Maghfirah, A. (2023). Sosialisasi tentang dampak buruk pergaulan bebas pada remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2, 89–95.