Login

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN

Vol. 1 No. 04 (2022): ECOTECHNOPRENEUR : JOURNAL ECONOMICS, TECHNOLOGY AND ENTREPRENEUR:

Ahmad Zamhari (1), Adelia Febriyanti (2), Erik Supanto (3), M.Dian Akbar (4)

(1) Universitas PGRI Palembang, Indonesia
(2) Universitas PGRI Palembang, Indonesia
(3) Universitas PGRI Palembang, Indonesia
(4) Universitas PGRI Palembang, Indonesia
Fulltext View | Download

Abstract:

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam perkembangan bisnis semakin pesat. Tentu saja, hal
tersebut berdampak pada meningkatnya persaingan bisnis. Dalam pendidikan, pembelajaran kewirausahaan
dimasukkan dalam kurikulum. Khusus di FKIP PGRI PALEMBANG, mata kuliah Kewirausahaan sudah
diterapkan di setiap program studi. Namun demikian, luaran yang diperoleh belum mengarah pada
peningkatan kemampuan dalam berwirausaha. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan perkembangan
teknologi untuk mendukung proses pembelajaran pada mata kuliah kewirausahaan. Sampel yang digunakan
terdiri dari 50 mahasiswa yang menempuh mata kuliah Kewirausahaan di FKIP PGRI PALEMBANG.
Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan ada 8 karakter yang
berpengaruh terhadap kemampuan technopreneur yang dikaji. Karakter wirausaha tersebut meliputi
optimalisasi teknologi dan informasi, implementasi keilmuan, percaya diri, berorientasi hasil, pengambilan
resiko, kepemimpinan, orisinalitas produk, dan berorientasi masa depan. Rata-rata penilaian terhadap
kompetensi karakter memiliki nilai sebesar 80 (dalam kategori baik). Pada penelitian ini proses
pembelajaran memanfaatkan e-learning dalam bentuk Moodle. E-learning ini merupakan program cms
yang merubah konsep pembelajaran offline kedalam bentuk web. Dosen dapat memberikan materi
pembelajaran dalam format apapun, diskusi, chating, dan tes secara online. Siswa lebih mudah mempelajari
materi, menyelesaikan permasalahan, konsultasi, dan berkomunikasi dengan dosen kapan saja dan dimana
saja. Proyek mahasiswa juga dapat dengan mudah dikontrol oleh dosen melalui aplikasi yang disediakan.

References

Castells, Manuel. (2004). “INFORMATIONALISM, NETWORKS, AND THE NETWORK SOCIETY: A THEORETICAL BLUEPRINT.” IN THE NETWORK SOCIETY: A CROSS-CULTURAL PERSPECTIVE, 3. Edward Elgar Publishing Limited

Capra, F. (2011). “ECOLOGICAL LITERACY” (Journal of Draft Global Issues Pilot August), p.1.

Eddy Soeryanto Soegoto. (2016). POSITIONING EXCELLENCE – BASED MODEL OF BUSINESS PERFORMANCE SUPPORTED BY MARKET ORIENTATION AND ORGANIZATION AND ORGANIZATION INNOVATION AMONG THE SMALL AND MEDIUM SCALE IN BINONG JATI KNITIING ENTERPRISES, Bandung. Jurnal Bisnis & Manajemen ISSN: 1412-3681 Vol. XVII, No.1, pp 22-32.

Eddy Soeryanto Soegoto, (2009), ENTERPRENEURSHIP, Edisi Pertama, Jakarta : PT. Elek Media Komputindo

Geoffrey, G. Meredith, et. Al. (1996). KEWIRAUSAHAAN TEORI DAN PRAKTEK. Jakarta: PT. Pustaka Binaman Presindo.

Kentris Indarti. (2001). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INTENSITAS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI. STIE YKPN Yogyakarta: Jurnal Akuntansi dan Manajemen.

Martin, E. (1999). MANAGING INFORMATION TECHNOLOGY WHAT MANAGERS NEED TO KNOW. 3rd ed. New Jersey:Pearson Education International

Nasution S, (1988) METODE PENELITIAN NATURALISTIK KUALITATIF. Tarsiti Bandung.

Slamet, F., Hetty, K.., dan Mei L. (2016). DASAR-DASAR KEWIRAUSAHAAN. Edisi Kedua. Indeks. Jakarta.

Sutabri Tata, (2016), SISTEM INFORMASI MANAJEMEN, Andi Offset, Yogyakarta.